Tag Archives: kang dicky

Power Bank HP 24.000 mAH Mengadopsi Teknologi “GTBB”

Berapa mAH Power Bank yang saat ini Akang-Teteh punya? Untuk mengisi power bank tersebut sampai penuh, dibutuhkan waktu berapa lama? Kalau admin lihat-lihat di Google, rata-rata power bank berkapasitas 24.000 mAH ini membutuhkan waktu charging sekitar 12 jam.

Apa yang diperlihatkan pada Instagram Kang Dicky Zainal Arifin kali ini adalah Power Bank HP rakitan dengan baterai asli 24.000 mAh. Ini adalah produk turunan teknologi “GTBB” juga. Konepnya bukanlah tanpa bahan bakar sama sekali, melainkan efiiensi. Waktu charging bisa jauh lebih singkat. Tidak perlu dicharge berjam-jam untuk diisi sampai penuh. ┬áBukankah ini menarik? ­čÖé

Power Bank HP rakitan dengan baterai asli 24000 mAh.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Latgab Lanterha Baraya – Padepokan, 23 Juli 2017

Ini adalah kali kedua Latihan Gabungan Komunitas Lanterha The Lemurian Meditation berlangsung di Padepokan Kang Dicky Zainal Arifin di daerah Cimenyan.

Selain komunitas internal Lanterha Baraya, latihan kali ini juga dihadiri oleh beberapa komunitas lain seperti Perkumpulan Kumara dan MTHI. Banyak juga anggota komunitas Lanterha Kuningan, Soreang, dan kota-kota lain di Jawa Barat yang ikut hadir dan mengikuti kegiatan latihan ini dengan penuh semangat dan antusias.

Latihan Gabungan Bersama GALAZENTRA di Padepokan Lanterha

Sebuah kiriman dibagikan oleh Lanterha Kuningan (@lanterhakuningan) pada

Pada latihan kali ini, Kang Dicky mengingatkan para peserta bahwa latihan ini akan semakin rutin diadakan di Padepokan. Kegiatan latihan di padepokan tidak membutuhkan izin khusus karena tempat ini milik kita sendiri. Kang Dicky juga memperilahkan bagi siapa saja anggota komunitas agar tidak segan berlatih di padepokan. Fasilitas latihan yang ada di padepokan akan terus ditingkatkan, termasuk kolam rendam yang sedang dipersiapkan untuk berlatih tenaga dalam di dalam air.

Seperti latihan sebelumnya, dalam latihan kali ini pun digunakan speaker wireless portabel yang dapat digunakan di mana saja tanpa perlu colokan listrik. Prinsip kerja alat ini pun seperti Bhalaruna Power Pack, cukup di-charge sebentar untuk bisa digunakan berhari-hari tanpa listrik lagi.

Kang Dicky juga mengingatkan bahwa saat ini teknologi bahan bakar baru dan terbarukan terus dikembangkan setiap hari. Saat ini ada beberapa alat sederhana bertenaga listrik berbasis efisieni dan free energy yang siap diproduki massal sebelum melangkah ke arah teknologi energi baru dan terbarukan yang lebih dahsyat yang sedikit demi sedikit menggantikan peran bahan bakar fosil yang saat ini masih digunakan.

Inilah beberapa contohnya :

Jam digital air. Tinggal Suntik pakai air, jam langsung menyala selama berbulan-bulan. Kalau mulai redup, Suntik lagi pakai air.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

 

Power Bank HP rakitan dengan baterai asli 24000 mAh.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Materi baru  pada latihan hari ini adalah Jurus Penyeimbang DNA. Selain ini, Kang Dicky juga mengingatkan pentingnya latihan fisik dan ilmu silat yang juga dilatihkan kembali pada acara latgab kali ini. Kang Diky juga berpesan agar para peserta terus melatih materi-materi baru, dan materi-materi latihan ini akan sering diupdate. Hadiri terus setiap kesempatan latihan gabungan agar tidak ketinggalan update ilmu dan informasi. Setelah itu, acara latihan pun ditutup dengan penguatan Tenaga Metafisik seluruh peserta latgab.

Demikianlah laporan singkat pandangan mata kegiatan Latgab kali ini. Semoga bermanfaat dan menambah semangat berlatih dan mengamalkan ilmu bagi Akang-Teteh sekalian…

Jam Digital Berbahan Bakar Air

Jam digital air.  Tinggal Suntik pakai air,  jam langsung menyala selama berbulan-bulan. Kalau mulai redup, Suntik lagi pakai air.

Jam digital air. Tinggal Suntik pakai air, jam langsung menyala selama berbulan-bulan. Kalau mulai redup, Suntik lagi pakai air.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Kombinasi Bahan Bakar Air & Solar Panel

Akang-Teteh, masih ingat tayangan video ini?

Dulu, saat Kang Dicky memperlihatkan tayangan cara membuat bahan bakar air dengan bantuan accu mobil, banyak orang mengatakan bahwa cara tersebut tidak efisien. Orang-orang tersebut memang  tidak salah. Faktanya memang betul begitu. Karena cara tersebut sebetulnya hanya untuk memperlihatkan pada murid-murid prodigy bahwa untuk menghasilkan hidrogen dari air tidaklah sulit.

Untuk sampai pada efisiensi yang memadai, tentu dibutuhkan teknik-teknik yang lain. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan energi matahari yang ditampung dengan Solar Panel seperti terlihat pada tayangan di bawah ini :

Hydrogen menggunakan solar panel

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Baterai GrapheneThorium

Secara sederhana, graphene (grafena) adalah molekul yang terdiri dari atom karbon murni.

Atom-atom ini terkait satu sama lain, membentuk pola heksagonal dua dimensi menyerupai sarang lebah.

Singkatnya, dapat dikatakan bahwa graphene merupakan unit struktural dari grafit.

Graphene memiliki beberapa sifat mencengangkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, graphene telah menjadi subyek dari penelitian yang tak terhitung jumlahnya. Sebuah terobosan perihal pemanfaatan graphene bisa menjadi akhir bagi plastik, berbagai komponen elektronik, dan banyak teknologi yang kita gunakan saat ini

Peneliti UCLA telah berhasil mengembangkan baterai graphene yang tidak beracun, murah, dan mengisi ulang (charging) dalam waktu singkat.

Baterai ini bisa mengisi ponsel Anda hanya dalam waktu 5 detik!

Apakah ada orang Indonesia yang meneliti dan berusaha mengolah graphene menjadi teknologi yang bermanfaat bagi kemajuan peradaban? Sebetulnya banyak, tapi jarang terekspos media massa. Salah satunya adalah Bapak Dicky Zainal Arifin, atau biasa dikenal dengan panggilan “Kang Dicky”.

Berikut adalah hasil percobaan baterai graphene-thorium yang diperlihatkan dalam akun Instagramnya :

Bikin lagi baterai Graphene Thorium. Dibuat sengaja lebih kecil.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada