Category Archives: Lanterha Kids

Ngabolang Bersama, Kelana Buana & Bocah Lemurian

Jika dipandang sekilas, kegiatan ngabolang ini hanya sebatas main dan jalan – jalan saja. Itu memang betul, tapi tujuan dan proses dibalik itu semua yang jauh lebih mendalam.

Pagi ini, Senin, tanggal 12-12-2016, Bocah Lemurian menggandeng Komunitas Kelana Buana untuk “Ngabolang Bersama” dengan tema “mengenalkan anak – anak ke alam dan belajar mengenalinya”. Itu sebetulnya tujuan sebenarnya. Karena selama ini, anak sering hanya melihat dunia atau semesta yang terkukung di rumah atau lingkungan sekitar.

Mereka jarang dikenalkan dengan semesta yang lebih luas, seperti halnya alam dengan tumbuhan – tumbuhan liar, hewan atau sungai yang mengalir. Semesta yang tidak hanya gadget melulu, mobil, motor, bisingnya suara kendaraan dan mesin – mesin pabrik.

Padahal ada semesta yang begitu indah, dimana mereka akan mampu merasakan indahnya suara hewan – hewan hutan, gemerisik dedaunan yang tertiup angin, gemuruh aliran sungai yang jernih dan lain sebagainya.

Mereka (anak – anak ) akan mengenal aliran sungai kecil ketika bermain di dalamnya dan mampu belajar beradaptasi dengan itu semua.

Mereka akan belajar juga, bagaimana dinginnya air sungai, dan tubuhnya akan mengenali rasa dingin itu, sehingga suatu saat akan mampu merespon dan beradaptasi dengan mudah jika mengalami kembali.

Setiap hal baru bagi anak adalah sebuah pembelajaran berharga. Apalagi media belajarnya adalah alam yang tak dipenuhi polusi, kebisingan kendaraan bermotor dan hiruk pikuk perkotaan.
Mereka (anak – anak), akan menyadari dan menanamkan di otaknya, bahwa ada semesta lain yang begitu indah untuk dijaga dan dipelihara.

Sesi ngabolang ditutup oleh Mang Dani sebagai perwakilan dari Kelana Buana sekaligus Kabid Seni dan Budaya Yayasan Lantera, dengan mengagendakan Saresehan Bocah Lemurian yang akan diisi dengan materi Parenting dan Peradaban Lemurian.
================================
Ngabolang ini diikuti oleh sekitar 20 orang dewasa beserta sebagian anak – anaknya. Ketika pulang, hujan besar sudah mulai datang. Tapi dengan tetap semangat, perjalanan pulang dilanjutkan. Semoga ke depannya, lebih banyak lagi yang mau merapat di Bocah Lemurian, menjalin silaturahim dan belajar mengenal bagaimana memahami anak serta memasuki dunia mereka.

Pendekar Kelana Buana