Category Archives: Kang Dicky Zainal Arifin

Jam Digital Berbahan Bakar Air

Jam digital air.  Tinggal Suntik pakai air,  jam langsung menyala selama berbulan-bulan. Kalau mulai redup, Suntik lagi pakai air.

Jam digital air. Tinggal Suntik pakai air, jam langsung menyala selama berbulan-bulan. Kalau mulai redup, Suntik lagi pakai air.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Kombinasi Bahan Bakar Air & Solar Panel

Akang-Teteh, masih ingat tayangan video ini?

Dulu, saat Kang Dicky memperlihatkan tayangan cara membuat bahan bakar air dengan bantuan accu mobil, banyak orang mengatakan bahwa cara tersebut tidak efisien. Orang-orang tersebut memang  tidak salah. Faktanya memang betul begitu. Karena cara tersebut sebetulnya hanya untuk memperlihatkan pada murid-murid prodigy bahwa untuk menghasilkan hidrogen dari air tidaklah sulit.

Untuk sampai pada efisiensi yang memadai, tentu dibutuhkan teknik-teknik yang lain. Salah satunya adalah dengan memanfaatkan energi matahari yang ditampung dengan Solar Panel seperti terlihat pada tayangan di bawah ini :

Hydrogen menggunakan solar panel

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Baterai GrapheneThorium

Secara sederhana, graphene (grafena) adalah molekul yang terdiri dari atom karbon murni.

Atom-atom ini terkait satu sama lain, membentuk pola heksagonal dua dimensi menyerupai sarang lebah.

Singkatnya, dapat dikatakan bahwa graphene merupakan unit struktural dari grafit.

Graphene memiliki beberapa sifat mencengangkan.

Dalam beberapa tahun terakhir, graphene telah menjadi subyek dari penelitian yang tak terhitung jumlahnya. Sebuah terobosan perihal pemanfaatan graphene bisa menjadi akhir bagi plastik, berbagai komponen elektronik, dan banyak teknologi yang kita gunakan saat ini

Peneliti UCLA telah berhasil mengembangkan baterai graphene yang tidak beracun, murah, dan mengisi ulang (charging) dalam waktu singkat.

Baterai ini bisa mengisi ponsel Anda hanya dalam waktu 5 detik!

Apakah ada orang Indonesia yang meneliti dan berusaha mengolah graphene menjadi teknologi yang bermanfaat bagi kemajuan peradaban? Sebetulnya banyak, tapi jarang terekspos media massa. Salah satunya adalah Bapak Dicky Zainal Arifin, atau biasa dikenal dengan panggilan “Kang Dicky”.

Berikut adalah hasil percobaan baterai graphene-thorium yang diperlihatkan dalam akun Instagramnya :

Bikin lagi baterai Graphene Thorium. Dibuat sengaja lebih kecil.

Sebuah kiriman dibagikan oleh Dicky Zainal (@dicky_zainal) pada

Keistimewaan Lemurian Meditation di Bali

Februai 2017 komunitas Lanterhian bertemu di Bali. Mengapa saat itu pilih Bali? Karena di Bali banyak terdapat Ancient Technology. Ada yang namanya Dorphal. Dorphal itu sudah terbukti mampu mengakselerasi sel tubuh kita. Dorphal adalah teknologi kaum leluhur kita, di mana dorphal tersebut mampu mengakselerasi sel tubuh kita hingga ke taraf yang lebih kuat dan lebih baik lagi.

Ada dua tempat yang dipergunakan dalam Lemurian Meditation ini, pertama Uluwatu dan kedua Pantai Pandawa. Uluwatu mempunyai Dorphal yang memancar. Tidak seperti dorphal yang lain. Dorphal yang lain itu tidak memancar, hanya bekerja secara lokal dan di tempat itu saja. Berbeda dengan yang ada di Uluwatu. Di Pura luhur Uluwatu, dorphal tersebut memancar sampai ke tempat parkir. Jadi, kita akan pergunakan di sana. Kedua kita akan mempergunakan Pantai Pandawa. Pantai Pandawa itu adalah tempat pertemuan antara laut dengan kapur. Jadi di sana sangat baik sekali untuk mengakselerasi sel-sel tubuh kita dengan latihan pernafasan tertentu, dan dengan cara yang tepat.


Bincang-Bincang Kang Dicky dan Bapak Iwan Piliang Soal Generator Tanpa Bahan Bakar (GTBB)

Iwan Piliang, yang bernama lengkap Narliswandi Piliang, adalah seorang aktivis, wartawan, dan penggiat citizen journalism (jurnalisme warga) Indonesia. Ia pernah menyandang jabatan Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia Reformasi (PWI-R).

Iwan Piliang mulai dikenal publik Indonesia ketika ia ikut aktif menyelidiki kasus kematian yang diduga pembunuhan terhadap David Hartanto Widjaja, seorang mahasiswa Indonesia yang kuliah di Universitas Teknologi Nanyang, Singapura (NTU) pada tahun 2009.

Nama Iwan Piliang semakin dikenal luas ketika pada Juli 2011 ia melakukan wawancara melalui jaringan skype dengan Muhammad Nazaruddin, seorang buronan pihak kepolisian dalam kasus korupsi. Wawancara tersebut disiarkan oleh salah satu TV swasta nasional dan mendapatkan perhatian besar dari masyarakat.

Berikut ini adalah wawancara sekaligus bincang-bincang Bapak Iwan Piliang dengan Kang Dicky Zainal Arifin dari Komunitas Lanterha tentang GTBB sebagai solusi energi alternatif terbarukan yang bisa diterapkan di Indonesia. Semoga bermanfaat.