Category Archives: Arsip Sejarah Pra Lanterha

Beberapa Kejanggalan Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman

Pihak Hikmatul Iman Watch berusaha menggiring opini masyarakat bahwa Kang Dicky mempunyai pemikiran yang janggal. Salah satu senjata yang dianggap bisa mempengaruhi masyarakat adalah Surat Rekomendasi yang dikeluarkan MUI Kab Cianjur. Seperti apa sih bentuk Surat Rekomendasi yang digembar-gemborkan pihak HIW itu? BAgaimana kronologisnya sampai surat tersebut keluar?

Berikut adalah hasil scan lampiran Surat Rekomendasi MUI Kab Cianjur tentang paham menyimpang LSBD HI yang dikeluarkan oleh Tim HIW yang mereka jadikan dasar untuk mendesak MUI Kab cianjur untuk mengeluarkan Surat Rekomendasi.

 

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 01

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 02

Kelihatan sekali bahwa ini BUKAN SURAT REKOMENDASI RESMI. Bagaimana mungkin surat resmi menggunakan bahasa anak alay? Coba perhatikan pemakaian beberapa tanda seru yang sangat berlebihan pada beberapa kalimat di atas. Nyata benar surat ini dibuat oleh orang-orang yang emosional dengan kepala panas. Hal lain yang sedikit mengganggu pikiran, alamat emailnya kok pakai gmail ya? Biasanya institusi resmi itu sudah tidak pakai gmail lagi. Tapi okey lah, ini tidak sefatal kalimat-kalimat anak alaynya itu, heu heu…

Rekayasa seperti ini sangat mudah dilakukan. Tingal ketik sendiri, lalu print dengan kertas berkopsurat MUI Cianjur. Kalaupun tidak punya kertasnya, itu khan tinggal bikin sendiri, tinggal modal scanner doank. Apalagi admin HIW tukang utak-atik Photoshop 🙂

Kejanggalan seperti ini terus berlanjut di halaman-halaman berikutnya. Silahkan Akang-Teteh pembaca blog amati sendiri.

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 03

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 04

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 05

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 06

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 07

Kejanggalan Lampiran Surat Rekomendasi MUI Cianjur Tentang Hikmatul Iman 08

Nah, di sini juga terlihat kejanggalan lain. Surat ini belum ditandatangai pihak berwenang. Kalau soal stempelnya sih, gampang lah itu, tinggal sedikit kongkalikong sama “oknum orang dalam” yang bisa dipengaruhi, gak perlu pejabat, level OB pun cukup kok, asal dia tahu aja tempat nyimpen stempelnya di mana 😉

divider

Sepertinya, atas dasar surat di atas itulah Tim HIW mendesak kepada Ketua Umum MUI Kabupaten Cianjur untuk mengeluarkan Surat Rekomendasi ini. Mungkin para pembaca sudah pernah melihat isinya, karena memang mereka broadcast ke mana-mana melalui Sosial Media.

Rekomendasi Kejanggalan Hikmatul Iman dari MUI Cianjur Yang Ditandatangai Ustadz Lim Dalam Keadaan Ditekan Pihak Radikal

Selidik punya selidik, setelah pihak Kang Dicky dan Tim Kuasa Hukumnya bertabayyun pada KH. Abdul Halim, jawaban Bapak Ustadz Lim tersebut sungguh mengejutkan. Ternyata beliau menandatangai surat tersebut dengan alasan “supados jempling”. Rupanya beliau cukup pusing dirongrong terus oleh HIW dan komplotannya itu. Beliau juga kaget ketika diberitahu bahwa surat tersebut sudah menyebar ke mana-mana, karena kabarnya, menurut beliau itu sebetulnya hanya untuk internal mereka saja.

Bukti rekaman video kejadian tersebut ada pada pihak LANTERHA, dan sengaja tidak dipublish ke publik dengan alasan demi melindungi nama baik Bapak Ustadz Lim. Rupanya, Ketua Umum MUI Cianjur pun telah menjadi korban kekejian Tim HIW.

Hikmatul Iman Ingin Klarifikasi MUI Cianjur

Artikel di bawah ini admin dapatkan dari koran Cianjur Ekspres. Berita tentang Lembaga Seni Bela Diri Hikmatul Iman ini dimuat pada tanggal 1 Agustus 2003 halaman 3. Dalam artikel ini, kuasa hukum Dicky Zainal Arifin, Bintang Yalasena, mengaku bahwa LSBD HI merasa dirugikan karena ada ranting yang dibekukan akibat dari Somasi Terbuka yang dikirimkan oleh Tim HIW.  Seperti sebelumnya, pihak LSBD HI tetap menyatakan bahwa tuduhan Hikmatul Iman Watch (HIW) adalah fitnah dan menuntut pembuktian.

LSBD Hikmatul Iman Ingin Ada Klarifikasi MUI Cianjur

Posted by Hikmatul Iman Watch Watch on Thursday, August 1, 2013

LSBD HI Ingin Ada Klarifikasi

JL PANGHID – Lembaga Seni Bela Hikmatul Iman (LSBD HI) meminta Majelis Ulama Indonesia (MUI) Cianjur jangan gegabah dalam memutuskan fatwa sesat (Hikmatul Iman Janggal).Hal tersebut berdasarkan rekomendasi MU1 Cianjur Nomor 113/R/MUI.Kab/VII/1434 tertanggal 28 Mei 2013. Di samping itu surat somasi terbuka yang diajukan oleh Hikmatul Iman Watch (HIW) pimpinan Mohmmad Jefri yang meminta kepada MUI tentang adanya tuduhan “penyesatan” dalam ajaran yang dilakukan LSBD HI pimpinan DZA Tidak memiliki dasar hukum yang kuat.

Kepala Bidang Hukum Yayasan LSBD HI, Bintang Yalasena SH MH surat rekomendasi dari MUI Cianjur ini keluar tanpa adanya undangan untuk klarifikasi dari pihak LSBD HI, sehingga hanya mengandalkan laporan secara sepihak saja dari HIW. “Kami sangat menyayangkan sikap MUI Cianjur yang hanya berpihak pada laporan dan informasi serta bukti salah satu pihak saja. Karena seharusnya MUI bisa menjembatani kasus ini sesuai dengan ketentuan yang berlaku, yakni mengundang yang menerima tuduhan untuk dimintai klarifikasi atau kejelasan atas laporan HIW sesuai peran dan tugas MUI. Namun pada kenyataannya, MUI malah menyatakan “janggal” pada LSBD HI tanpa ada konfirmasi apapun,” jelasnya kepada Cianjur Ekspres, kemarin (22/7).

Tuduhan “janggal” melalui somasi terbuka tertanggal 17 Juni 2013 yang dilayangkan HIW melalui Organisasi Advokat Indonesia tersebut sontak menyebabkan LSBD HI merasa dirugikan. Karena berdasarkan surat rekomendasi yang dilayangkan MUI kepada jaringan LSBD HI di sejumlah kampus, sekolah, komunitas, dan instansi lainnya untuk dinonaktifkan. Tuduhan HIW yang mengungkapkan adanya paham-paham LSBD HI yang diduga menyimpang di antaranya: bahwa alien (mekhluk luar angkasa) adalah keturunan Nabi Adam, bahwa Adam masih hidup dan saat ini berada di planet lain bukan bumi, bahwa Arkhtirema yang mengerahkan burung ababil dalam perang melawan tentara bergajah di tahun kelahiran Rasullulah, dan bahwa Arkhtirema sebagai tokoh utama dalam novel Arkhtirema memliki peran sebagai penjaga Rasulullah Saw, dan lainnya.

“Dalam jawaban atas somasi terbuka tanggal 18 Juni 2013, kami meminta pihak bersangkutan, yakni Mohamad Jefri untuk membuktikan mengenai dasar hukum atas dugaan serta bukti mengenai waktu dan tempat dimana peristiwa teesebut terjadi, dan kami menginginkan adanya klarifikasi tentang tuduhan bahwa LSBD HI berdasarkan paham Novel Arkhtirema tetapi berdasarkan Al-Quran dan sunnah, dan meminta MUI Cianjur menjawab surat konfirmasi dari LSBD HI secara formal,” ungkapnya. memberikan solusi berupa keputusan sesuai dengan AD/ART MUI.

“Kami menilai berdasarkan fakta hukum yang ada, reko-mendasi 113/R/MUI.Kab/VII/1434 tertanggal 28 Mei 2013,” paparnya.

Sementara itu, saat dimintai keterangan Sekretaris Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Cianjur H Ahmad Yani mengungkapkan belum bisa menanggapi tentang masalah tersebut. “Semuanya masih dalam proses saya belum bisa memberikan komentar secara detail, mudah-mudahan bisa secepatnya final dan akan segera diinformasikan,” pungkasnya.(sis)

Dicky Zainal Arifin Penemu Teknologi Bersumber Al Qur’an

Kang Dicky Hikmatul Iman Penemu Teknologi Berbasis Al Quran

Republika
Sabtu, 21 September 2002

Dicky Zainal Arifin
Penemu Teknologi Bersumber Alquran

Al Quran menjadi pemberi inspirasinya. Beragam karya yang dibuatnya bersumber dari kitab suci tersebut. Salah satu penemuannya Brain Activator (Alat Pengaktif Sel-Sel Otak).

Kendati demikian, Dicky Zainal Arifin tetap sederhana dan rendah hati. Tak terkesan keangkuhan pada pria yang bermukim di Jl Raja Mantri I No 3 Bandung ini.

Lahir di Bandung pada 22 Maret 1968 dari pasangan Soetisna Atmadipradja SH dan RN Suryaningsih SH, Dicky tak memiliki pendidikan formal yang sangat tinggi. Namun, berkat intensitas menyimak Al Qur’an, menyebabkannya dapat merancang teknologi.

Salah satu penemuannya yakni mikroba penyubur tanah organik atau pupuk PE Super. Ia mengklaim temuannya itu berguna untuk meningkatkan dan menjaga kesuburan tanah. Selama ini, pupuk buatan (anorganik) dapat menurunkan kualitas tanah. Hal ini disebabkan berkurangnya mikroba yang menguntungkan dalam tanah.

Pupuk PE Super ini mendongkrak kesuburan tanah melalui mikroba DZA (singkatan dari nama Dicky Zainal Arifin). Cara kerja mikroba DZA adalah memakan unsur-unsur tertentu dalam tanah. Kemudian, kerja mikroba ini akan menghasilkan suatu zat yang dapat menyuburkan tanah, sehingga dapat membantu pertumbuhan tanaman menjadi lebih baik.

Namun, Dicky mengakui temuannya itu tak diakui kalangan ilmuan. Alasannya, Dicky tak memiliki kompetensi di bidang keilmuan atas temuannya. Di sisi lain, para peneliti pun belum dapat menentukan jenis mikroba. “Untuk pupuk ini, saya terinspirasi dari ayat Allah, yang artinya, bahwa segala sesuatu berasal dari tanah dan akan kembali ke tanah,” katanya.

Penemuan lainnya di bidang kesehatan, yaitu brain activator (BA). Alat pengaktif sel otak ini merupakan pemanfaatan gelombang ultrasonik yang dikembangkan dengan menggunakan Teknologi Hikmatul Iman. Alat ini berfungsi meningkatkan vibrasi syaraf dan jumlah hubungan antarsyaraf, sehingga meningkatkan arus listrik antarsyaraf otak.

“Dengan demikian, sel-sel otak yang belum aktif atau masih tidur menjadi aktif dan akan meningkatkan memori. Sel otak yang sudah aktif akan semakin giat, koordinasi antarsel akan menjadi lebih baik dan terjadi percepatan normalisasi pada jaringan otak,” papar Dicky yang menikah bulan Maret 1995.

Pendiri Yayasan Hikmatul Iman –yang didirikan pada 20 April 1989 dan diklaimnya memiliki dua juta murid– mengaku telah menguji BA. “Dari hasil lab, dua orang responden kami, Irfan dan Fajar, menunjukkan bahwa pemakaiaan brain activator tidak menimbulkan efek samping yang membahayakan,” jelasnya.

Dari semua penemuannya, belum satu pun dipatenkan. “Para ilmuwan tidak bisa menerima apa-apa yang telah saya lakukan. Karena, penemuan saya tersebut belum diteliti sebelumnya,” jelasnya.

Ia mengakui sejak kecil memiliki kemampuan melihat secara ‘astral’. Kemampuan ini kian kuat saat ia dewasa. Bahkan, seni beladiri Hikmatul Iman yang dirancang, berangkat dari kemampuan melihat kegaiban.

Alkisah, sekitar September 1988, ia asyik membaca komik. Sekonyong-konyong, kamarnya menjadi temaram, kendati lampu tetap menyala. Cahaya lampu sulit menembus ketemaraman kamar yang hanya berukuran 3×4 meter persegi.

Di tengah temaram, suami dari Risti Aristia Finia yang waktu itu baru berusia dua puluh tahun, melihat seseorang secara ‘holograph.’ Bayangan tiga dimensi itu melakukan gerakan-gerakan silat dan pernapasan. Keheranan pun menyelimuti dirinya. Apalagi ia jelas melihat yang melakukan gerakan-gerakan tersebut adalah dirinya. Pada saat ia mengalihakan perhatiannya, bayangan itu pun menghilang.

Setelah kejadian tersebut, Dicky merasakan di dalam tubuhnya dipenuhi kekuatan panas-dingin yang berputar-putar dalam tubuhnya. Lalu disusul himpitan kekuatan yang luar biasa.

Dicky teringat akan gerakan pernapasan yang ada dalam gerakan holograph tersebut. Dicobanya gerakan itu, diulanginya sampai tiga kali. Akhirnya semua kekuatan yang menghimpitnya itu hilang. Sebagai gantinya, suatu energi terkendali yang berlimpah dan tidak ada habisnya.

Selain itu, Dicky juga mempunyai ide yang cemerlang dalam perawatan tubuh dan wajah. Idenya dituangkannya dalam program UP2U. Melalui program ini, orang akan dapat menggemukkan ataupun menguruskan tubuhnya dengan cara penotokan. Penotokan ini, menurutnya, akan mempengaruhi metabolisme tubuh yang disesuaikan untuk program UP2U.

Melalui program ini, menurutnya, konsumen dapat menurunkan berat badannya sesuai keinginan. Konsumen dapat menurunkan berat badannya dalam waktu seminggu, sebulan, tiga bulan, bahkan bisa juga dalam waktu satu tahun.

Sehari-hari, Dicky memberikan pengobatan alternatif untuk masyarakat. Kegiatan tersebut, menurutnya, merupakan bentuk syiar dari Hikmatul Iman, yaitu pengabdian kepada masyarakat. Teknologi yang dikeluarkan oleh Hikmatul Iman pun tujuannya untuk membantu dan meringankan beban masyarakat.

Dari penemuan-penemuan teknologi yang dikeluarkannya, prinsip dasar dari teknologi tersebut adalah kesederhanaan. “Kesederhanaan teknologi yang kami gunakan, namun hasilnya dapat dioptimalkan,” ujar Dicky.

Dicky juga mengungkapkan bahwa sudah banyak partai yang mengajaknya untuk berpolitik. Namun, Hikmatul Iman bukan wahana untuk politik, melainkan wadah untuk syiar agama ke masyarakat.

bobby kurniawan

divider

Lihat update beberapa teknologi lain yang dikembangkan Kang Dicky & Komunitas LANTERHA yang diliput oleh Tim Lanterawatch :